Klik9.co.id – Sejumlah siswa SBB PSG Soccer terpantau menjadi escort pada pertandingan Liga 1 antara tuan rumah Persebaya menjamu Dewa United, Minggu (1/2/2026) di Std GBT, Pakal, Surabaya. Pada gambar tampak jelas, nama-nama Arkan, Ali dan Racing.
Munculnya mereka di ruang-ruang publik, mulai media sosial hingga mainstream, secara tidak langsung, juga mengatrol ke tiang popularitas PSG Soccer, notabene sekolah sepak bola yang latihan di dalam kampus Poltekpel Gununganyar tersebut.
Tidak banyak informasi yang bisa digali, bagaimana anak-anak terpilih ini bisa berada di tengah-tengah bintang-bintang lapangan hijau.
Dari informasi, tim kru, mendatangi sekolah tertentu untuk memberikan penawaran. Dan melalui beberapa persyaratan. Akhirnya hanya mereka yang lolos, bisa mengawal keluar dua kesebelasan yang akan bertanding.
“Ikut senang dan bangga, anak-anak tampil di permukaan publik, panggung sebesar Liga 1. Apalagi di hadapan Bonek Mania. Saya yakin ada perasaan grogi, senang dan bangga, bercampur aduk. Baik anaknya maupun orang tua,” kata Harun pengurus harian PSG Soccer.
Namun yang paling penting dan menjadi catatan. Bahwa penampilan anak-anak di ruang komersial, semakin membuktikan, PSG Soccer ini berkumpul anak-anak kalangan elite.
“Tapi bukan berarti, membatasi lainnya. Karena semua boleh ikut the Lava Pijar, julukan SSB PSG. Di sini kami dilatih oleh pelatih berpengalaman di kompetisi Persebaya, dan pastinya mengantongi lisensi kepelatihan. Sehingga baik akses anak-anak ke depannya, maupun kualitas latihan, dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya.
Sementara skor imbang 1-1 menjadi hasil maksimal Persebaya di kandang sendiri. (han)




















