banner
banner

Unika FC Bajul Ijo U15 Kembali Tuai Hasil Imbang Vs Jenggala FC

Kahfi deRossi Kasih Beda di Sisi Kanan

Logo Klik9 Orisinil Ikon
Unika FC Bajul Ijo
Pemain Jenggala FC lepas dari tekanan dua pemain Unika FC Bajul Ijo U15, Minggu (31/1/2021) pagi di lapangan Desa Medaeng, Sidoarjo. (KS/Harun)
banner

Begitu pluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan oleh Wasit Liga-2, Abdul Halim, kedua tim bermain dalam tempo tinggi saling melancarkan serangan lewat umpan-umpan panjang menjurus ke depan.

Diluar prediksi, Jenggala berhasil menampilkan permainan menyerang yang cepat. Bahkan, barisan pertahanan Unika berkali-kali dibuat kocar-kacir.

Example 300x600

Tentu saja, Jenggala secara organisasi permainan tim cukup rapi. Pasalnya, menurut sumber yang tidak menyebutkan nama bahwa mereka kumpulan pemain binaan Bromo FC Surabaya, apalagi sebagian diperkuat pemain kelahiran 2005.

Hingga 30 menit babak pertama usai, skor sama kuat 0-0. Permainan cepat kedua tim, saling serang, ditambah penyelesaian akhir yang tergesa-gesa membuat kedua tim harus puas dengan hasil imbang.

Memasuki babak kedua, rotasi dilakukan Coach Oetoyo, di antaranya memasukkan pemain bertahan serba bisa Kahfi ‘de’ Rossi di posisi bek kanan. Awalnya, Rossi mampu menghalau tekanan di posisi kanan dengan permainan keras.

READ  SD Al Muslim Gelar Peringatan Tahun Baru Islam Secara Virtual

Unika melakukan blunder menit kelima. Berkesempatan memperoleh peluang dari serangan balik, gelandang Unika gagal mengalirkan bola ke depan.

Rekan-rekannya yang terlanjur naik dibuat kelabakan manakala bola berhasil diserobot dan diteruskan ke sisi kiri yang berhasil melepaskan tembakan mendatar ke mulut gawang yang dijaga Alfindo.

Alfindo hanya tertegun saat bola dihentikan genangan air. Pemain lain yang mencoba membuang bola juga terkecoh, bola masuk ke gawang sendiri. Gol terjadi begitu cepat dan mengejutkan.

Jenggala mengganti semua pemain di babak kedua itu lantas mencoba mempertajam serangan lewat sisi kiri. Namun, Unika terus berupaya bangkit dan memberikan perlawanan.

Duel-duel terbuka terjadi di sisi kanan pertahanan Unika. Beruntung, di bawah guyuran hujan deras, Kahfi deRossi berhasil mengamankan daerah kerjanya. Bahkan beberapa kali mampu berkolaborasi dengan penyerang kanan Fajar sehingga mampu melepaskan umpan-umpan terukur ke mulut gawang.

Setidaknya, ada tiga peluang emas yang gagal dimaksimalkan Sukro dan pemain depan lainnya. Dua peluang disia-siakan ke gawang kosong karena tendangan pelan, satunya lagi salah kontrol.

READ  Aliansi Wartawan Surabaya Fokus Raih Legalitas

Serangan bergelombang terus dilancarkan Unika lewat kanan. Praktis bola dari kiri nyaris tidak ada.

Kembali ke lapangan, Rossi mengambil tendangan sudut. Sayang bola terukur itu gagal disundul pemain depan dan dapat dihalau pemain bertahan.

Bola liar mampu dikuasai kembali Rossi. Sedikit utak-atik, bola kembali diangkat ke mulut gawang. Namun lagi-lagi bola dapat diantisipasi dan out.

Tendangan sudut kembali diambil Rossi. Sayang, bola kembali dapat dihalau pemain bertahan Jenggala.

Di menit-menit akhir Unika melakukan serangan balik cepat, namun sekali lagi tendangan pemain depan lemah saja.

Pun demikian, Unika seolah-olah tak kenal lelah terus melancarkan serangan bergelombang. Dan usaha ini membuahkan hasil, saat pemain depan Unika dijatuhkan di kotak terlarang.

READ  Lapangan Potro Agung Bakal Dialihfungsikan Tuai Protes

Bek jangkung, menit 30 Aditya Surya tak menyia-nyiakan dan gol balasan penyeimbang pun berhasil diceploskan.

Sementara itu, Unika U-13 kembali bertanding melawan Medaeng United. Sebab ternyata Jenggala tidak punya tim U-13. Sayang kedua tim gagal menciptakan gol. (*)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page