MALANG, Klik9.co.id – Unika Bajul Ijo menutup laga grup C dengan kemenangan 2-0 atas ASSBI Malang pada turnamen BLiSPI Jatim U15 di lapangan Tembak Rindam V Brawijaya Bedali, Lawang, Kabupaten Malang, Jumat (12/2/2021) sore. Dua gol kemenangan anak asuh pelatih Oetoyo ini diceploskan oleh Raffi dan freekick Farel Nova di 10 menit babak pertama.
Hasil positif Unika Bajul Ijo U15 itu tak lepas dari keputusan pelatih untuk merombak formasi. Khususnya di barisan belakang setelah di dua laga sebelumnya melakukan kesalahan yang sama. Yakni kehilangan konsentrasi, sehingga kemasukkan gol pada menit-menit akhir.
Salah satu kunci lini belakang dengan menurunkan rising star Muhammad Kahfirossi Satria Hantaliandy, sebagai debutan baru Unika Bajul Ijo asal Rungkut FC, klub asal pemain nasional, Moch Supriadi. Kahfi deRossi, sapaan akrabnya langsung disambut hangat rekan-rekannya.
Catatan pemain satu ini, pernah magang di Diklat Dispora Kota Surabaya, lalu skuad Bhayangkara FC U15 saat masih berusia 12 tahun. Makanya deRossi tak canggung saat mendapat kepercayaan pelatih. Bahkan sejak mengikuti latihan pertama hingga ujicoba memperkuat Unika, terus mengalami grafik peningkatan.
Karenanya, penghargaan menit pertamanya di Unika Bajul Ijo pun tak dia sia-siakan. Pemain yang mendapat julukan baru dari teman-temannya ‘Tronton’, alasannya dengan badan tegap mampu mengunci mati pemain lawan yang dinilai berbahaya.
Bersama barisan belakang lainnya, ia menjalin komunikasi dengan baik, dan tak ragu sesekali ia terlihat bermain sedikit keras terhadap penyerang lawan. Kemudian bola yang berhasil direbut dikirim ke depan tercipta peluang gol bagi pemain depan.
Ditambah lagi, penampilan kiper Hafid dan Alvindo yang tak kalah baiknya. Sehingga ini menimbulkan kepercayaan diri pemain lain untuk lebih tenang dalam menyusun skema serangan.
Duet gelandang serang Farel Nova dan Farel Adhi serta pemain belia Nabil Loverino yang berposisi penyerang kiri, kemudian ditunjang gelandang jangkar nan jangkung Noval mendadak superior bagi ASSBI Malang yang sukses mengalahkan 2-1 Jatim FC.
Kemenangan inipun disambut suka cita seluruh pemain. Begitu pluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit, sekejap mata mereka berhamburan bak kemenangan juara.
Namun, meskipun menang, Unika harus angkat koper, karena meraup nilai 4, kalah poin dari Jatim FC dan ASSBI Malang yang sama-sama mengantongi 6 angka. Sedangkan, Simba Codo hanya mengumpulkan 1 angka.
Di laga dua laga awal, Unika membuang peluang tanpa kehadiran Kahfi deRossi di lini belakang. Yaitu bermain imbang 1-1 versus Simba Codo, dan kalah 1-2 dari Jatim FC. “Kalau melihat permainan anak-anak sejak pertandingan pertama, semestinya kita bisa melangkah lebih jauh andai Rossi dimainkan sejak laga pertama,” ujar Manajer Heri Sudarsono usai laga. (*)





















