banner
banner

Kahfi deRossi Bikin Solid Pertahanan Unika Bajul Ijo U15

Jawab Kepercayaan Menit Pertama Coach Oetoyo

Logo Klik9 Orisinil Ikon
Kahfi deRossi
Kahfi deRossi mendribel usai berhasil merebut bola dari penyerang ASSBI Malang untuk melancarkan counter attack kondisi lapangan becek, Jumat sore (12/2/2021) di Lawang. (KS/Harun)
banner

MALANG, Klik9.co.id – Salah satu pemain yang menuai sorotan kala Unika Bajul Ijo mengalahkan ASSBI Malang dengan skor 2-0 pada turnamen BLiSPI Jatim U-15 di lapangan Tembak Rindam V Brawijaya Bedali, Lawang, Malang, Jumat (12/2/2021) sore, adalah Kahfi deRossi.

Pasalnya, Kahfi deRossi, pemain belakang serba bisa asal klub Rungkut FC yang melahirkan pemain nasional Moch Supriadi itu terus menunjukkan peningkatan grafik permainan sejak mengikuti latihan hingga ujicoba bersama Unika Bajul Ijo U15.

Berbekal belajar sepak bola di JFA Porong, Diklat Dispora Kota Surabaya, Bhayangkara FC U15, hingga SFC, pemilik nama lengkap Muhammad Kahfirossi Satria Hantaliandy ini terlihat bermain tanpa beban. Di samping itu, beberapa kali deRossi, juga tercatat memperkuat SSB/ klub dari luar Surabaya untuk mengikuti kejuaraan.

Example 300x600

Sehingga wajar kalau pada pertandingan ini, ia mampu memberikan komando kepada rekan-rekannya. Khususnya di barisan belakang, sehingga terlihat lebih solid daripada dua pertandingan sebelumnya, dengan hasil imbang 1-1 lawan Simba Codo dan kalah 1-2 dari Jatim FC.

READ  Turnamen Mini Soccer PWI Jatim 2026 Lahirkan Judes FC Juara

Tak tanggung-tanggung, dua penyerang kunci ASSBI Malang terpaksa diganti karena cidera setelah berebut bola duel dengan Kahfi deRossi. “Saya sangat senang diberikan pelatih kepercayaan bermain. Untuk itu saya berupaya tampil sebaik mungkin,” ucap deRossi usai laga.

Di sisi lain, Manajer tim Heri Sudarsono juga mengakui kalau sebenarnya Unika main bagus dan bisa lebih jauh di turnamen ini. Tapi sayangnya terlambat menurunkan deRossi. “Kalau melihat permainan anak-anak sejak pertandingan pertama, semestinya kita bisa melangkah lebih jauh andai Rossi dimainkan sejak laga pertama,” ujar Dokter Heri, biasa disapa. (*)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page