GRESIK, Klik9.co.id – Seiring masyarakat dari agraris menuju masyarakat industri serta perkantoran. Sehingga ada pola hidup dan budaya kerja keras yang akhirnya melupakan kodrat sebagai makhluk sosial untuk berinteraksi dan berkeluarga, demikian kordinator forum biro jodoh As Sakinah, Sumardiono, Minggu (29/3/2026) di Gresik.
“Saat ini, banyak pegawai kantoran yang sudah mapan. Namun belum berkeluarga baik karena memikul beban keluarga, atau tidak ada waktu untuk mencari pendamping. Dan jumlah individu yang begini jumlahnya lumayan banyak,” terang Dion, panggilan akrab pengurus biro jodoh dan MUI ini.
Di sisi yang lain, tingginya angka perceraian. Serta angka orang tua yang bertindak sebagai bapak sekaligus ibu, atau sebaliknya angkanya mencengangkan. Mereka sangat sungkan untuk terbuka dalam mencari pasangan kembali.
“Ketika seseorang mengisi link pendaftaran. Maka data dari member ini sangat rahasia, dan kita sebagai pengatur yang menjembatani keinginan dari masing-masing individu, otomatis mempertimbangkan usia, kesiapan membina keluarga. Dan kesiapan mental dalam menerima calon yang akan menjadi pasangannya,” ujar Dion.
Kesempatan emas ini, adalah solusi yang ditawarkan oleh penyuluh agama di lingkup KUA Kebomas dalam menyikapi banyaknya baik jomblo bujangan yang belum menikah, atau jomblo yang gagal, namun pengin menikah lagi. Cuma masih ada kendala baik psikologis, maupun kendala sibuk kerja. (*/Ali)












