MERAUKE, Klik9.co.id – BPD HIPMI Papua Selatan akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) pada 18–19 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi agenda wajib organisasi sekaligus momentum penguatan kaderisasi dan pengembangan jaringan usaha di Papua Selatan.
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Selatan Nickson Pampang didampingi Steering Committee Fajar Asmara dalam konferensi pers menyampaikan, pelaksanaan Rakerda dan Diklatda dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei dan direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo. Dalam agenda tersebut, gubernur juga akan menjadi narasumber dalam forum diskusi bisnis terkait peluang investasi dan pengembangan usaha di Papua Selatan.
Peserta kegiatan berasal dari pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Papua Selatan serta Badan Pengurus Cabang (BPC) dari empat kabupaten, yakni Mappi, Boven Digoel, Asmat, dan Merauke. Selain itu, kegiatan juga akan dihadiri kader HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT), unsur Forkopimda, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam Rakerda, peserta akan membahas program kerja dan menyusun arah program kerja organisasi untuk tiga tahun ke depan. Sementara pada sore harinya, kegiatan akan dilanjutkan dengan Diklatda sebagai bagian dari proses kaderisasi berjenjang di tubuh HIPMI.
“Diklatda ini merupakan agenda wajib bagi seluruh pengurus karena menjadi bagian dari kaderisasi organisasi. Peserta nantinya juga akan mendapatkan sertifikat,” ujar Ketua BPD HIPMI Papua Selatan.
Materi Diklatda meliputi wawasan kebangsaan yang akan disampaikan perwakilan Kodam, seminar keorganisasian, hingga pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman anggota terkait mekanisme organisasi dan manfaat ber-HIPMI.
Pada hari kedua, 19 Mei, agenda diawali dengan pelantikan Badan Koordinasi Daerah HIPMI Perguruan Tinggi Papua Selatan. Organisasi otonom HIPMI tersebut menjadi wadah pembinaan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Bisnis Daerah yang menghadirkan narasumber dari sektor perbankan, PT SP Merauke, dan Jamkrida. Forum tersebut menjadi ruang diskusi pengembangan usaha dan perluasan jejaring bisnis bagi para pengusaha muda di Papua Selatan.
Panitia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias karena momentum tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus membuka akses jaringan bisnis di tingkat nasional. (*)



















