SURABAYA, Klik9.co.id — Direktur Auto Unika Mekanik, Tatag Triwibowo, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lomba burung berkicau yang diadakan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jambangan Surabaya, Minggu (18/10/2026) pagi. Gelaran Liga Hanging Surabaya (LHS) ini dinilai memberikan dampak positif, baik bagi perputaran ekonomi UMKM lokal maupun pengembangan komunitas Kungmania (pecinta perkutut).
Menanggapi imbauan pihak kepolisian terkait larangan pemberian hadiah berupa uang tunai untuk mengantisipasi potensi praktik perjudian, Tatag Triwibowo menganggap hal tersebut sebagai langkah yang sangat baik dan bijak.
“Himbauan dari kepolisian agar hadiah tidak dalam bentuk uang adalah kebijakan yang bagus. Sebagai gantinya, hadiah dialihkan ke bentuk barang, seperti sembako. Bagi para peserta, kemenangan dan sertifikat juara jauh lebih bernilai dibandingkan nominal hadiah uang. Sebab, dengan sertifikat juara 1, 2, atau 3, nilai jual burung tersebut dapat melambung tinggi hingga puluhan juta rupiah,” ujar Tatag.
Selain itu, pemilihan lokasi acara di SWK Jambangan Surabaya dinilai menciptakan simbiosis mutualisme yang positif antara kegiatan hobi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendaftaran dan kegiatan ini, para peserta serta penonton dibekali voucher makan minum untuk berbelanja di lapak-lapak UMKM SWK.

“Dengan diadakan di SWK, kita sangat support karena bisa menghidupkan UMKM di Surabaya. Peserta dan penonton mendapatkan voucher makan, sehingga SWK menjadi lebih ramai, dikenal, dan hidup. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di berbagai SWK lainnya,” tambahnya.
Melalui dukungan ini, Auto Unika Mekanik berharap iklim budidaya dan peternakan burung berkicau (Kungmania) semakin berkembang pesat, sekaligus menjadi sarana kegiatan sosial yang mampu mendongkrak perekonomian pedagang kecil di Surabaya. (Harun)





























