MERAUKE – Ketua Umum DPP Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI), Lalu Mas’ud Kholah, melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ASLI Provinsi Papua Selatan di Merauke, Minggu (13/9/2026).
Pelantikan DPW ASLI Provinsi Papua Selatan pertama resmi dipimpin Mawardi selaku ketua dan Siti Jubaidah selaku Wakil Ketua I, Mahdun selaku Wakil Ketua II, Gunawan R selaku Wakil Ketua III, Andi Taufik sebagai Sekretaris dan Suryani sebagai Bendahara.
Acara Pelantikan dihadiri Sekjen DPP ASLI, Mahrip, S.Pd, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, forkopimda, tokoh agama, akademisi, tokoh masyarakat dan lainnya.
Ketua DPP ASLI, Lalu Mas’ud Kholah dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Sasak Lombok di Papua Selatan menjadikan ASLI sebagai rumah bersama untuk merawat persaudaraan ditengah keberagaman.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik, organisasi maupun pandangan keagamaan merupakan hal yang wajar dan tidak boleh dibawa menjadi persoalan di dalam organisasi. “Perbedaan adalah keniscayaan. Tapi ASLI ini adalah rumah kita bersama,” tutur Lalu Mas’ud.
Dia menjelaskan, ASLI dibentuk sebagai wadah yang menyatukan berbagai komunitas dan paguyuban masyarakat Sasak Lombok yang berada diberbagai daerah Indonesia.
Menurutnya, masyarakat Sasak Lombok yang telah lama hidup di tanah rantau tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga budaya dan jati diri leluhur. Sekaligus menghormati masyarakat serta kearifan lokal di daerah tempat mereka tinggal.
Khusus di Papua Selatan, ia melihat keberagaman masyarakat sebagai kekuatan yang harus dirawat. Masyarakat Sasak Lombok, kata dia, harus mampu hidup berdampingan dan berkolaborasi dengan masyarakat Papua. “Pelangi itu indah karena beda warna. Tidak bisa kita samakan warnanya,” ujar Lalu Mas’ud.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan terhadap keberadaan ASLI. Dukungan tersebut, kata Lalu Mas’ud, harus dibalas dengan kontribusi nyata masyarakat Sasak Lombok dalam menjaga keamanan, kerukunan dan pembangunan daerah.
Ia menilai Papua Selatan merupakan wilayah yang memiliki keberagaman luar biasa. Karena itu, masyarakat pendatang termasuk warga Sasak Lombok harus mampu menghargai nilai-nilai luhur masyarakat setempat.
Ia mengingatkan warga Sasak Lombok untuk memegang prinsip “Di mana Kita Berdiri, Di Situ Langit Kita Junjung”.
Prinsip tersebut, kata dia, menjadi pesan penting agar masyarakat Sasak Lombok tetap mempertahankan identitas budayanya tanpa mengabaikan adat, budaya dan kehidupan masyarakat Papua Selatan.
Dengan dilantiknya DPW ASLI Papua Selatan, Lalu Mas’ud berharap organisasi tersebut tidak hanya menjadi simbol persatuan warga Sasak Lombok. Tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang ikut menjaga keberagaman dan mendorong kemajuan Papua Selatan. (Adlan)






























