banner
banner

Sparing, Unika FS U17 Takluk 0-4 Versus Peserta Linus Jatim

Coach Agie Renata: Jadi Bahan Evaluasi Latihan

Logo Klik9 Orisinil Ikon
Unika FS
TES MENTAL: Pelatih Agie Renata mengevaluasi hasil pertandingan uji coba Unika FS. (Dok/Indra)
banner

SURABAYA – Tim futsal Unika FS U17 melangsungkan uji coba perdana melawan tim senior peserta Liga Nusantara (Linus) Jawa Timur, SFS, Selasa (15/9/2026) malam 19.00 WIB di lapangan Nisrina, Sambikerep, Surabaya. Terpaut jauh di bawah kasta kompetisi, Laskar Kalimas dipaksa menyerah 0-4 dalam pertandingan yang berlangsung 30 menit penuh tersebut.

Melalui sambungan WhatsApp, ofisial tim Indra Wijayanto membeberkan bahwa Unika FS menggelar uji coba pertama setelah latihan penuh selama dua pekan. “Lawan SFS Linus Jatim campuran Liga AFK Surabaya, Unika kalah 0-4,” beber Indra sesaat setelah pertandingan.

Example 300x600

Dia menambahkan, anak-anak Unika yang berusia rata-rata di bawah 17 tahun, sudah memberikan perlawanan ketat. “Sebenarnya kita ada perlawanan dan banyak peluang juga,” katanya.

Ditanya faktor kekalahan, Indra mengatakan bahwa para pemain gagal menerapkan hasil latihan. “Sedikit grogi lawan tim senior, makanya semua pemain tidak menerapkan apa yang sudah dilatih selama ini,” ungkapnya.

Mengutip pernyataan pelatih Agie Renata, Indra menjelaskan, kalau hasil tersebut akan dijadikan tolok ukur pada latihan berikutnya pada Rabu petang (16/9) ini di GOR AWS Nginden. “Besok dibicarakan lagi buat bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

READ  Unika Bajul Ijo U15 Lagi-lagi Raih Hasil Imbang

Pada uji coba itu, penjaga gawang Wahyu yang sudah bermain di tim senior Unika FS musim lalu kelahiran 2008 tampil prima. “Kalau kiper alhamdulillah penampilannya bagus. Soal kebobolan empat gol, tercipta ada yang blunder tapi juga ada karena skema lawan,” timpalnya.

Dengan evaluasi hasil sparing tersebut, Indra berharap saat hari H, Minggu (20/9), Unika dapat mendapatkan hasil maksimal pada laga pertama melawan Al Ahly di turnamen futsal U17 Surabaya Rising Championship (SRC) Road to Porprov 2027. “Bismillah mendapatkan hasil yang maksimal Minggu besok,” tandasnya.

Terpisah, asisten pelatih Yanuar Tri Biyanto mengatakan bahwa saat ini timnya sudah mendapatkan 18 pemain hasil seleksi, tiga di antaranya kelahiran 2008 dan sudah mengantongi jam terbang liga senior AFK Surabaya musim 2025 lalu.

“Minimal kita lolos dari fase grup dulu. Soal hasil akhir nanti kita serahkan kepada yang di atas (Tuhan YME). Yang terpenting, para pemain bertanggung jawab, konsisten, dan bekerja keras di setiap pertandingan,” paparnya.

READ  Ujicoba Dijamu Pesawad FC, Unika Bajul Ijo U13 Menang Telak

Untuk pemilihan ke-18 pemain tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan strategi pelatih kepala. “Kita mencari komposisi sebaik mungkin. Kalau tahun kemarin kita punya dua paket pemain yang hebat, untuk tahun ini kita menjadikan semua paket sebagai tim utama,” tuturnya.

Selanjutnya, dia juga berpesan untuk para pemain agar lebih kerja keras dan bertanggung jawab di lapangan, serta benar-benar meningkatkan porsi latihan.

Pantauan awak media yang bertugas, sampai saat ini, progres tim berjalan bagus. Tampak pemain sangat serius dan antusias mengikuti setiap sesi latihan. Tidak ada senda gurau, tapi semuanya fokus program latihan yang diberikan oleh pelatih.

Beberapa pemain juga memiliki keunggulan skill di atas rata-rata. Seperti pemain senior tahun lalu yang sudah memiliki visi permainan menyerang dan tajam ke depan. Meski begitu, dari segi fisik dan pertahanan tetap kompak dan bersinergi dengan pemain lebih muda.

Dari segi kapasitas pelatih juga sangat total dalam memberikan materi. Tidak ada toleransi maupun perlakuan khusus: semua pemain dianggap sama, tidak ada yang dispesialkan. Pelatih juga memberikan program latihan yang bagus dan mudah dicerna oleh para pemain. Secara tim juga terlihat sangat siap menghadapi kompetisi. (Kafila)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page