Klik9.co.id – Kelurahan Gebang Putih, harus puas di posisi juara keempat turnamen futsal U15 Unika Cup IV 2026, setelah kalah 1-4 dari Dinoyo FC (Kelurahan Keputran, red), Sabtu (29/8) malam di GOR AWS Nginden, Surabaya.
Tertinggal, 0-2 di babak pertama, dan memasuki babak kedua, Gebang Putih berhasil menekan pertahanan Dinoyo hingga melakukan gol bunuh diri oleh Atta, pemain bernomor punggung 18, mengubah skor, 1-2.
Namun sayangnya, upaya menambah gol Gebang Putih gagal, setelah kecolongan lewat serangan balik cepat, mengubah skor, 1-3. Adalah Bagas pemain Dinoyo menjadi momok dengan mencetak hattrick.
Terlalu bersemangat, membuat lobang pertahanan. Dan gol ketiga Dinoyo membuat mental Gebang Putih kembali rontok. Terbukti, di penghujung 15 menit di babak kedua, jala gawang jebol untuk keempat kalinya, lewat kaki Safrio.
Sebagai informasi, Gebang Putih berjuang di perebutan juara ketiga, setelah di semifinal kalah, 3-5 dari Kelurahan Semolowaru. Sedangkan Dinoyo kalah, 0-2 dari Medokan Semampir.
Turnamen tahunan ini, diketahui di-support langsung Auto Unika Mekanik. “Turnamen rutin tahun keempat ini, diselenggarakan setiap memperingati 17 Agustus, harapannya semakin meriah dari tahun ke tahun,” ujar Tatag Triwibowo, Direktur Unika, saat pembukaan pekan lalu di lapangan futsal outdoor Nginden Jangkungan.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, tahun lalu ada delapan peserta, sedangkan tahun ini menjadi 12 tim kelurahan. “Harapannya tahun depan lebih banyak lagi. Dan turnamen tahun ini sekaligus ajang seleksi untuk tampil di turnamen U17 AFK Surabaya, di mana akhir September ini, ada turnamen untuk ajang seleksi memperkuat tim futsal Porprov Surabaya,” ungkapnya.
Untuk itu, dia berharap, turnamen Unika Cup IV ini, nantinya dapat melahirkan generasi emas futsal Kota Surabaya, yang berturut-turut mempertahankan medali emas.
“Semoga dari turnamen rutin yang kami selenggarakan ini, nantinya lahir pemain-pemain futsal bertalenta, untuk memperkuat Kota Surabaya di ajang Porprov Jatim. Apalagi kita tuan rumah,” tandasnya.
Saat berita ini disusun, usai bertanding laga final, antara Medokan Semampir melawan Semolowaru. Dan kedudukan akhir hingga pertengahan babak kedua, Medokan unggul telak 11-2. Dengan demikian, gelar juara milik Medokan. (har)






























