banner
banner

Ini Tampilan dan Cara Kerja Alat Pancing dari Bekas Botol Larutan

Alat Pancing
Adit anak Rusun Mangrove menunjukkan alat pancing dari botol bekas larutan untuk menjebak ikan belanak di Kali Bonagung, kawasan ekowisata Kebun Raya Mangrove, Surabaya, Sabtu siang (22/8/2020). (Foto: KS/Harun)
banner

Klik9.co.id – Kegiatan memancing akhir-akhir ini semakin digemari oleh banyak kalangan. Hal itu, dibuktikan semakin banyaknya klub atau komunitas mancing mania. Lantas, bagaimana kalau memancing dengan alat pancing bekas botol larutan? Berikut ulasannya.

Alat pancing yang satu ini, terbilang unik dan penuh inovatif. Cara membuatnya, yakni dari bekas botol larutan penyegar. Pertama, dipotong di bagian bawah botol, sebagai jalan ikan masuk ke dalam perangkap. Lalu, bagian atas botol diikatkan pakai tali potongan bekas sandal jepit sebagai pelampung.

Example 300x600

Untuk bagian bawah, diikatkan pemberat yang fungsinya agar botol bisa berdiri tegak saat berada di dalam air, sehingga memudahkan ikan masuk jebakan. Jangan lupa, diberikan lubang-lubang di 2/3 bagian samping botol agar mudah tenggelam dan mudah habis air saat diangkat ke permukaan.

READ  Sate Kelopo Jalan Dinoyo Tak Kalah Sama Ondomohen

Langkah berikutnya, atur ikatan yang disambungkan ke tali panjang untuk tarikan ikan, atau bisa juga dikaitkan dengan pancing konvensional. Dan, perangkap ikan pun sudah siap beraksi.

Saat mancing, isi botol dengan 1/4 air dicampur adonan tepung terigu yang sudah diaduk merata sama penyedap rasa ayam atau rasa sapi. Kalau sudah larut, lempar pancingan ke air, dan tunggu sampai posisi tegak di dalam air.

Muntahan air terigu tadi akan keluar menyebar melalui lubang-lubang yang sudah dibuat pada botol, sehingga menarik ikan untuk masuk perangkap lewat bawah botol.

READ  Bebek Mangrove Terima Order 40 Bungkus untuk Yasin Tahlil

Begitu, ikan masuk perangkap, maka ikan tidak bakal bisa balik badan, atau jalan mundur, sehingga kita bisa mengangkat ikan itu ke daratan. Tapi ingat, alat ini sangat efektif untuk menjebak kawanan ikan beranak yang datang ribuan bersamaan air pasang laut ke sungai.

Dan untuk mencoba sensasi itu, pembaca bisa datang langsung ke Kali Bonagung di depan Rusunawa Gunung Anyar, Surabaya, dekat Ekowisata Mangrove Gunung Anyar.

Pemancing yang bingung alatnya, bisa datang ke lokasi, menemui penjual nasi bebek yang tinggal di lantai 4 rusun. Di situ, juga ada warkop yang menyediakan kebutuhan lapar dan dahaga dengan harga murah. (red)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page