banner
banner

Massa PMII Gelar Unjuk Rasa di Depan Polres Mojokerto

Buntut 91 Galian C Ilegal Diduga Bebas Beroperasi

Rudy Hardjono
PMII
Aksi damai mahasiswa massa PMII di depan Polres Mojokerto. (KS/HARJO)
banner

Klik9.co.id – Sekitar 50 massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Mojokerto, Mojosari, Jumat (27/2/2026) pukul 14.50–17.15 WIB.

Dalam aksinya, mahasiswa massa PMII menyoroti dugaan maraknya tambang galian C ilegal di Kabupaten Mojokerto. Mereka menyebut, dari puluhan titik tambang yang beroperasi, sekitar 91 diduga ilegal dan hanya 9 yang berizin resmi. Kondisi ini dinilai berpotensi menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah dari sektor pajak dan retribusi yang tidak terbayar.

READ  Terima Audiensi PWMR, Bulog Mojokerto: Stok Beras 6 Bulan

PMII juga menyinggung keluhan penambang legal yang merasa dirugikan. Penambang berizin wajib membayar pajak sehingga harga jual material menjadi lebih tinggi. Sementara tambang ilegal bisa menjual lebih murah karena tidak menanggung kewajiban pajak, sehingga memicu persaingan tidak sehat.

Example 300x600

Dalam orasinya, massa mendesak aparat penegak hukum tidak hanya menindak operator di lapangan, tetapi juga mengusut aktor intelektual atau pemilik modal yang diduga berada di balik praktik tambang ilegal tersebut.

Kapolres Mojokerto yang menemui massa menyatakan komitmen untuk memberantas tambang ilegal dan memastikan proses hukum berjalan transparan tanpa tebang pilih.

READ  Menguji Pembuktian Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Mojokerto

Aksi sempat diwarnai pemblokiran jalan di depan Mapolres, namun situasi tetap kondusif hingga kegiatan berakhir tertib dan aman. (Harjo)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page