IKN, Klik9.co.id – Persebaya U13 terus menunjukkan taringnya dalam ajang babak 8 besar Piala Soeratin U13 2026 tingkat Nasional yang berlangsung di Lapangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Di balik ketangguhan pertahanan skuad Green Force Cilik, ada sosok talenta muda asal Gresik yang siap mengawal gawang tim kebanggaan, yaitu Keanu Athallah Syahir.
Pemuda kelahiran Gresik, 30 Maret 2013, yang saat ini menempuh pendidikan di kelas 7F SMPN 24 Gresik, merupakan putra dari pasangan Bapak Rojikhus Syahir. Sebelum mengenakan jersey Persebaya, Keanu menimba ilmu dan mengasah bakat sepak bolanya di SSB Grefoo Academy Gresik, (kini bergabung Elfaza).
Bagi Keanu Athallah Syahir, kesempatan berseragam Persebaya U13 adalah impian yang menjadi kenyataan. “Saya sangat bersyukur bisa bergabung dan membela Persebaya. Tim ini adalah impian bagi para pemain muda seperti kami untuk berkembang,” ungkap Keanu yang berposisi sebagai penjaga gawang tersebut.
Tampil Solid di Babak 8 Besar Piala Soeratin U13
Keikutsertaan Keanu Athallah Syahir bersama tim Persebaya U13 sejauh ini berhasil menjaga asa tim untuk melangkah ke babak semifinal Piala Soeratin U13 Nasional 2026.
Setelah bermain imbang 2-2 melawan Riau pada laga sengit penyisihan grup babak 8 besar Jumat kemarin (16/10), Persebaya U13 tampil mengamuk pada Sabtu pagi (17/10). Green Force Cilik sukses melibas Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor telak 8-0 tanpa balas.
Manajer Tim Persebaya U13, Heri Sudarsono, mengapresiasi penampilan impresif anak asuhnya pada laga Sabtu pagi tersebut, meski mencatat ada evaluasi di babak kedua. “Anak-anak Green Force Cilik sudah unggul 8-0 sejak babak pertama. Namun sayang di babak kedua, Bhayangkara bermain lebih rapat sehingga kami gagal menambah gol lebih banyak,” ujar Heri Sudarsono.
Keberhasilan menjaga clean sheet dan mengamankan tiga poin krusial ini tidak lepas dari kontribusi serta performa solid Keanu di barisan belakang. Kemenangan besar ini semakin memperbesar peluang Persebaya U13 untuk melenggang ke babak semifinal dan membawa pulang trofi juara ke Surabaya. (Adv/Harun)





























