banner
banner

Unika Bledug Ijo Runner Up Trofeo SRA Cargo Academy

Gagal Fokus di Menit Akhir

Logo Klik9 Orisinil Ikon
Unika Bledug Ijo
banner

SIDOARJO, Klik9com – Unika Bledug Ijo harus puas berada di posisi runner-up dalam laga Trofeo yang digelar SRA Cargo Academy, Minggu pagi (27/6/2021) kemarin di Lap Desa Gebang Gisik Cemandi, Sedati, Sidoarjo.

Mengawali 45 menit pertandingan pertama, Unika dipaksa kalah 0-1 oleh tuan rumah lewat gol menyakitkan pada penghujung waktu menit 45+1 lewat sundulan. Gol ini terjadi akibat turunnya konsentrasi pemain belakang di menit-menit akhir.

Jalannya pertandingan sendiri sebenarnya relatif berimbang. Bahkan Unika mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun sayang, barisan penyerang gagal melakukan penyelesaian akhir.

Example 300x600

Semula lini tengah terjadi duel-duel sengit. Tetapi pasca ditariknya Kapten Fahrel Nova karena cidera menit 43′, Unika timbul lubang di jantung permainan, sehingga mendapat tekanan di sisa laga.

READ  Korban Dugaan Investasi Bodong Berkedok Agama Geram

Berlanjut di pertandingan kedua, Unika melawan Pahlawan United (PU). Kali ini, menang 2-1 lewat gol M Rizky dan Ruben Asoka. Selain itu, M Kahfirossi yang menempati posisi penyerang kanan, menit 19 minta keluar karena kesakitan usai punggungnya mendapat sikutan.

Sementara itu, penyerang kiri Nur Fadli kembali menyita perhatian. Dibandingkan rekan-rekannya yang memiliki postur tinggi, Fadli mempunyai cara cerdik mencuri bola dan menciptakan peluang serta memberikan assist terciptanya gol.

Masih di pertandingan yang sama. Kejadian langka hadir saat gol balasan PU terjadi dalam situasi konsentrasi para pemain dan penonton tertuju kepada pemain PU yang tergeletak di area kotak 16 Unika.

READ  PSG Unika U9 Kejutkan Turnamen Sepak Bola di SIER Rungkut

Pemain tersebut tampak pergelangan tangannya tak bisa digerakkan karena salah jatuh saat berebut bola. Namun, di saat bersamaan timnya berhasil melakukan serangan balik yang tak disadari seluruh pemain Unika. Tiba-tiba wasit meniup peluit gol.

Saat ditanya pelatih usai pertandingan, kenapa bisa kemasukkan. “Tidak tahu coach, tiba-tiba bola lambung, dan terjadi gol,” sembari tertawa keheranan baik pemain maupun ofisial Unika, dengan keputusan wasit mensahkan gol, sedang sebagian pemain berhenti mengejar bola. (har)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page