banner
banner

Turnamen Futsal SRC 2026 Surabaya Resmi Berakhir

Misi Porprov 2027 Dimulai

Turnamen Futsal SRC
-Istimewa-
banner

SURABAYA, Klik9.co.id – Persaingan panas pagelaran turnamen futsal Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 Road to Porprov 2027 Futsal AFK Surabaya akhirnya tuntas, Minggu (27/9) sore di lapangan indoor kompleks stadion GBT, Kecamatan Pakal. Hasilnya, Al Ahly juara kategori putra, dan Gerhana kelompok putri.

Diketahui, turnamen futsal SRC 2026 diikuti oleh 18 peserta dari anggota AFK Surabaya, terdiri dari 14 tim putra dan 4 putri. Informasi tambahan untuk juara kedua kategori putra, yakni Kalimas, dan SFS di tempat ketiga. Sedangkan runner-up putri, yaitu Squadra.

Example 300x600

Sejak dibuka 20 September lalu, setiap pertandingan berlangsung ketat. Para pemain tidak hanya memburu trofi, tetapi juga berusaha menunjukkan kemampuan terbaik demi mencuri perhatian talent scouting yang dipersiapkan untuk pembentukan tim futsal Kota Surabaya menuju Porprov Jatim 2027.

READ  Hendro Gunawan Jabat Plh Wali Kota Surabaya

Wakil Sekretaris Ketua Umum KONI Surabaya, Adam Sharief, menilai gelaran turnamen SRC memiliki arti penting dalam membangun fondasi pembinaan atlet futsal sejak usia muda.

Menurutnya, kompetisi seperti ini dibutuhkan untuk memberikan ruang bagi pemain muda Surabaya mengasah kemampuan sekaligus membuka jalan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.

“Gelaran ini penting demi mewujudkan generasi muda tim futsal Surabaya maupun Indonesia,” ujar Adam.

Ia berharap kompetisi tersebut tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara, tetapi mampu menjadi bagian dari proses panjang melahirkan pemain-pemain futsal berkualitas yang nantinya bisa membawa nama Surabaya hingga level nasional.

Sementara Kabid Olahraga Disbudporapar Indriatno Hermawan, sebelumnya juga menegaskan bahwa SRC memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari proses pencarian talenta untuk porprov.

“Turnamen ini memiliki nilai strategis untuk para talenta-talenta futsal Kota Surabaya. Sebab, pada Turnamen SRC ini sekaligus mencari bibit yang akan diseleksi untuk porprov tahun depan,” ujar Indriatno.

READ  Unika Bajul Ijo U15 Tutup Laga BLiSPI dengan Kemenangan

Di sisi lain, Ketua AFK Abdullah, menegaskan bahwa dengan berakhirnya SRC, maka langkah selanjutnya tugas manajer, ofisial, head coach beserta jajarannya untuk segera menyusun pemain tim porprov, dan selanjutnya dipuslatcabkan.

“Pasca turnamen ini, perlu saya atensikan adalah menentukan pemain seleksi oleh talent scouting baik putra maupun putri dengan sistem prodeg (promosi dan degrasi), atau (format) lainnya, sehingga mendapatkan terbaik untuk futsal Surabaya,” kata Abdullah.

Bagi tim juara ini puncak capaian, tetapi untuk pemain adalah awal perjuangan. “Trofi SRC menjadi pencapaian penting, tetapi panggung berikutnya adalah membuktikan diri layak masuk skuad futsal Kota Surabaya dan bersaing membawa nama daerah di Porprov Jatim 2027,” timpalnya. (Abdullah)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page