SURABAYA, Klik9.co.id – Unika Bajul Ijo U15 kembali menuai hasil positif dalam laga ujicoba. Kali ini Surabaya Bersatu (SB) yang menjadi korban kebangkitan dengan kekalahan 0-2 dari M Rizky ‘Sukro’ Hidayatullah dkk di Lapangan Karangpilang, Minggu (21/3/2021) pagi.
Mengawali babak pertama, Pelatih Kepala Unika Bajul Ijo U15, Oetoyo memasukkan pemain-pemain kelahiran 2007 yang dipersiapkan untuk kejuaraan U14 dalam waktu dekat ini. Di mana sepanjang pertandingan babak yang pertama, permainan kedua tim relatif berimbang, dan saling melancarkan serangan.
Tuan rumah SB memiliki kepercayaan diri lebih. Pasalnya sebagian besar pemainnya saat memperkuat tim Jatim FC pernah mengalahkan 1-0 Unika pada turnamen BLiSPI Jatim U15 2021 di Malang, 12 Februari lalu.
Apalagi di tim SB diperkuat oleh Hanif, adik kandung pemain nasional Evan Dimas Darmono, dan juga Lorenzo, putra dari pelatih Madura United, Gomez de Oliviera.
Kendati demikian, Unika sukses menahan imbang 0-0 kedudukan di babak pertama. Sehingga pada babak yang kedua, mulai memasukkan pemain-pemain kelahiran 2006, seperti Kahfi deRossi, M Nizar, Iqbal dan tentu saja Sukro.
Mirip timbangan, masuknya mereka ini membuat permainan menjadi ‘berat sebelah’. Kendali permainan penuh berpindah ke tim tamu. Seperti deRossi yang menempati bek kanan, terlihat apik saat bermain satu dua dengan penyerang Raffi SQ. Sehingga menyulitkan pergerakan Lorenzo yang menempati posisi bek kiri Surabaya Bersatu.
Salah tumpuan saat melepaskan umpan panjang, deRossi terpaksa ditarik keluar, karena otot pahanya ketarik. Nabil Loverino pemain U13 pun masuk menggantikannya.
Selang lima menit, Sukro berhasil menciptakan gol cantik dengan kecepatannya menerima umpan. Dan Sukro kembali mencetak gol lewat tendangan dari luar kotak pinalti ke sisi kiri gawang SB yang gagal dijangkau kiper.
Kemenangan ini bagi Unika terasa penting, sebab sekaligus balasan dari kekalahan di Malang lalu.
Sementara turut menyaksikan secara langsung, Gomez pun melontarkan pujian. “Dua tim main sama bagus, tapi Bajul Ijo (kecil-kecil) tapi main lebih bagus ya,” ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya ini. (Harun)





















